Berdasar permintaan beberapa kawan yang tertarik dengan usaha jamur tiram dan juga beberapa orang yang menanyakan tentang kegiatan pemberdayaan ekonomi kerakyatan serta rencana pengembangan plasma-plasma ekonomi di desa. Terkait dengan rencana pembuatan web base Cilacap online di bawah ini saya tampilkan sekilas tentang beberapa kegiatan yang sudah berjalan.
LE Semerlang
Lemba
ga Ekonomi SEMERLANG berdiri pada tanggal 07 Maret 2007. Berawal dari sebuah keinginan bersama untuk membangun segala sesuatu berangkat dari tempat dimana kita berpijak, maka kemudian Lembaga Ekonomi “SEMERLANG” ini lahir. Berangkat dari elemen pemuda, Lembaga Ekonomi “SEMERLANG” mempunyai tujuan untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi yang berbasis dari kekayaan lokal. Melihat meningkatnya angka pengangguran di desa dan semakin meningkatnya angka kemiskinan, maka kami mau tidak mau harus mulai berfikir untuk membuka lapangan pekerjaan dengan merangsang pertumbuhan ekonomi desa yang mandiri. Pertumbuhan ekonomi desa yang berbasis pada produksi.
Saat ini Lembaga Ekonomi “SEMERLANG” sedang berusaha memulai keinginan itu dengan produksi jamur tiram. Produksi jamur ini disamping untuk menyediakan lapangan pekerjaan untuk pemuda-pemuda yang belum bekerja juga diharapakan akan merangsang masyarakat untuk ikut berproduksi (plasma-plasma ekonomi). Tentunya setelah melalui beberapa tahapan proses pelatihan dan pendampingan yang akan dilakukan oleh Lembaga Ekonomi “SEMERLANG”, termasuk proses distribusi pemasaran untuk menjaga kestabilan harga jual jamur.
Produksi jamur di desa cinangsi sebenarnya sudah di mulai sejak 3 tahun yang lalu, tapi karena beberapa kendala yang dialami, sehinga produksinya berhenti. Berawal dari adanya kegiatan halaqah yang diadakan lakpesdan NU di tingkat kecamatan Gandrungmangu, maka keinginan untuk meneruskan usaha produksi jamur tiram yang terencana dan bertahap ini lahir. Ada sekitar 10 orang yang terlibat dalam aktivitas ekonomi “SEMERLANG” yang kebanyakan dari unsur pemuda.
Semerlang juga melakuka pendampingan home-home industri di wilayah desa Cinangsi. Saat ini sedang mendampngi pengrajin kerupuk dan dages.
Sekretariat
Saat ini sekretariat LE Semerlang berada di salah satu rumah anggota yakni Rumah mas Tri Sulistiyo Cinangsi Rt 02 Rw 01 Gandrungmangu Cilacap Jawa Tengah 53254
Kontak person: Fadli (085227111149), Tri Sulistyo (081327598344)
Struktur Organisasi
Struktur Organisasi LE semerlang:
Direktur : Akhmad Fadli, Sekretaris: Tri Sulistiyo, Bendahara: Taryono
Menejer Produks: Suyitnoi, Menejer Pemasaran: Khoironi, Litbang: Bambang Dwi Widodo, Anggota: Edi Riyanto, Hanum, Suyanto, Leman, Kamsir.
Prestasi Formal
Iseng-iseng Pernah di rekomendasikan oleh desa untuk ikut dalam lomba pemuda pelopor dibidang kewirausahaan, ditingkat kabupaten dapat juara I bidang kewirausahaan. Dan mewakili kabupaten Cilacap untuk mengikuti lomba di tingkat Propinsi.
Jaringan
ü Saat ini LE semerlang berjejaring dengan Lakpesdam NU. Bersama lakpesdam NU semerlang juga melakukan pendampingan dan kerjasama dengan beberapa kelompok ekonomi mikro di 8 desa. Antara lain usaha kelompok ternak kambing dan pengrajin rotan di karang pucung, petani karet di Wanareja, peternak lele di cipari, pendampingan pedagang kecil di nusawungu dan kesugihan.
ü Yayasan Sakinah Sidareja untuk pengembangan plasma usaha jamur tiram dan produksi pupuk organik.
ü terakhir kemarin sempat kontak dengan mas Udin wartawan Radar yang juga ikut mendampingi produksi jamur tiram bersama PMM Muhamadiyah Cilacap dalam rangka menjalin kerjasama produksi.
ü Semerlang juga melakuka pendampingan home-home industri di wilayah desa Cinangsi: pengrajin kerupuk dan dages.
Program ke Depan
- Pengadaan Radio Komunitas
- Produksi Pupuk Organik dan cair; masih dalam tahap merencanakan progam pendidikan untuk tenaga ahli produksi dari anggota. Bekerja sama dengan forum warga bantul dan yayasan Sakinah sidareja.
Tinjauan Usaha Jamur Tiram
a. Aspek Teknis
Berdasarkan kondisi lingkungan desa cinangsi, pengalaman dan kemampuan teknis yang dimiliki, serta jaminan pasar, maka pada tahap awal, Lembaga Ekonomi “SEMERLANG” memili usaha budidaya jamur tiram.
Usaha ini diawali dengan membuat baglog sebagai media tubuh jamur. Baglog terdiri dari campuran sisa kayu bekas gergaji, bekatul (dedak), tepung tapioka dan kapur yang di bungkus dalam plastik kecil ukuran 1 atau 0,5 kilogram. Bisa digunakan sebagai media tumbuh jamur selama 6 bulan. Dan bisa memanen setiap hari setelah 40 hari dari jangka penanaman bibit jamur di baglog. Saat ini anggota ““SEMERLANG”” berjumlah 10 orang yang ikut dalam proses budidaya jamur bersama ini. Dan lokasi pengolahan baglog dan juga gubuk untuk penyimpanan selama masa tumbuh jamur juga memanfaatkan tanah anggota “SEMERLANG”.
Dengan pertimbangan teknis maka ditentukan batasan untuk 1 gubuk batasanya adalah 10.000 baglog. Pemeliharaan dan pemupukan dilakukan setiap hari dengan penyiraman air yang dicampur pupuk untuk menjaga kelembaban yang dibutuhkan jamur agar bisa tumbuh maksimal.
b. Aspek Pasar
Program budidaya jamur ini dilaksanakan tiap periodenya selama 6 – 7 bulan untuk 1 gubuk. Periode pertama ini kami merencanakan 1-3 gubuk, maka untuk memaksimalkan hasil dan waktu tipa 2 bulan sekali adalah periode pengisian baglog di gubuk.
Jamur tiram termasuk bahan sayur yang banyak digemari oleh masyarakat kita, sehingga pemasaranya tidak terlalu sulit. Pemasaran jamur tiram ini di tangani oleh pengurus Lembaga Ekonomi “SEMERLANG” bagian seksi pemasaran.
c. Aspek Sosial
Usaha budidaya jamur tiram ini didasari semangat membentuk koperasi dalam rangka memakmurkan dan mendorong anggota serta masyarakat untuk mempunyai penghasilan mandiri yang berbasis pada kekayaan lokal. Usaha budidaya jamur ini menjadi salah satu kegiatan ekonomi “SEMERLANG”, yang saat ini menjadi prioritas produksi. Secara langsung maupun tidak langsung program budidaya jamur “SEMERLANG”:
- Memberdayakan pengurus, anggota dan masyarakat sekitarnya
- Secara sosial Lembaga Ekonomi “SEMERLANG” sebagai kelompok yang membudidayakan jamur menyediakan baglog dan juga bersedia memasarkan hasil jamur jika masyarakat tertarik untuk ikut mebudidayakan jamur.
- Lembaga Ekonomi “SEMERLANG” juga menciptakan lapangan kerja yang akan membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran.
ANALISA USAHA
Analisa usaha budidaya jamur tiram ini dibuat secara sederhana dengan kapasitas produksi 10.000 baglog selama 6 bulan.
1. modal tetap dan ivestasi
Bangunan bambu 8 m x 8 m = 64 m2 Rp. 2.130.000
Peralatan
ü kompor 1 set Rp. 100.000
ü Drum bekas Rp. 50.000
ü Sprayer (seprotan) Rp. 200.000
ü Ayakan Rp. 10.000
ü Sekop Rp. 25.000
ü Cangkul Rp. 20.000
ü Rak bambu 4 buah 0,8m x 6m 3 tingkat Rp. 200.000
JUMLAH Rp. 2.735.000
2. modal kerja
Bahan baku (sisa gergaji) 300 karung @ 2000 Rp. 600.000
Bahan tambahan
Bekatul (dedak) 750 kg @ Rp. 1.000 Rp. 750.000
Kapur 250 kg @ Rp. 400 Rp 100.000
Bibit Jamur 250 botol @ Rp. 8000 Rp. 2.000.0000
Plastik (baglog) 100 kg @ Rp. 20.000 Rp. 2.000.0000
Karet Rp. 100.000
Minyak tanah 250 liter @ Rp. 2.500 Rp. 625.000
Tenaga kerja 2 orang @ 10.000/hari x 180 hr Rp. 3.600.000
JUMLAH Rp.12.510.000
3. Pendapatan Kotor / 6 bulan
Hasil jamur 12 kg/hr = 2160 kg x @ 10.000 Rp. 21.600.000
Kegagalan 10% 216 kg x @ 10.000 Rp. 2.160.000
JUMLAH Rp. 19.440.000
4. Keuntungan
pendapatan Rp. 19.440.000
Biaya produksi Rp. 12.510.000
Penyusutan investasi Rp 891.000
JUMLAH Rp. 6.039.000
catatan: untuk BEP menyusul, kebetulan datanya lagi-lagi masih di sekretariat
Demikian beberapa gambaran tentang pemberdayaan ekonomi mikro. Upaya itu di dasari prinsip demi tercapainya kemandirian ekonomi masyarakat. Sudah waktunya tiap-tipa kita membuka lapangan kerja buat orang lain. Terimakasih.